market research

Kemampuan dalam mengumpulkan data dan menganalisa adalah tugas yang banyak orang tidak diketahui. Kemampuan analisa ini juga tergantung dari apa yang akan dikembangkan.

Keahlian market research misalnya. Jadi sebenarnya apa itu market research ?

Market research adalah perencanaan riset pemasaran dalam pengumpulan data, pencatan dan analisa sistematis data yang kualitatif dan kuantitatif tentang masalah yang relevan dengan pasaran produk dan layanan yang akan kita kembangkan.

Tujuan dalam market riset ini adalah untuk mengindentifikasi dan menilai bagaimana tren yang sedang terjadi dipelanggan.

Market research juga sebagian besar berpengaruh pada trend yang sedang berlaku, ini yang harus diketahui oleh para orang yang suka menganalisa data sebagai bahan keputusan selanjutnya.

Tujuannya jelas dengan adanya market research berlanjut dengan pola marketing research yang menjadikan riset pemasaran yang dilakukan secara sistematis mulai dari perumusan masalah, perumusan tujuan dari penelitian di pasar yang sesungguhnya (pola konsumen), pengumpulan data, dan pengolahan data yang bersumber dari hasil penelitian tersebut.

Tujuan lebih mengidetifikasi peluang-peluang dan masalah-masalah dalam pasar agar aktifitas pemasaran baik digital maupun offline bisa lebih efektif dan sejalan.

qualitative
qualitative in market research data: sumber l www.globalassignmenthelp.com/

Langkah-langkah dalam melakukan market research.

  • Merumuskan masalah, ini adalah langkah awal dari riset pemasaran
  • Menentukan desain riset pemasaran, ini adalah mencari strategy yang tepat nantinya
  • Menentukan metode riset pemasaran yang akan digunakan, ini berhubungan dengan data-data yang akan dikumpulkan dan di kembangkan lebih lanjut.
  • Menentukan analisa lebih lanjut cara yang tepat dalam data tersebut
  • Menentukan pengambilan keputusan dalam strategy yang tidak sesuai dalam olah datanya
  • Merevisi dan mencari data yang lebih valid jika diperlukan
  • Menyusun laporan dengan data-data yang dirasa sudah sangat tepat.

Manfaat dari riset pasar yang sudah dilakukan adalah:

Membantu brand akan menjadi besar dan terkenal dipasaran, mendapatkan informasi apa saja yang sedang trend dan laku dipasaran, potensial brand produk atau jasa akan di jual nantinya, memahami prilaku pelanggan sesuai target pasar yang baik dan bisa mendominasi pasar nantinya jika belum ada kompetitor yang serupa.

Jika ada kompetitor biasanya kita akan melakukan apa yang kompetitor lakukan [hal yang paling mudah] adalah meniru.

Mengapa kita melakukan market research?.

Karena dengan melakukan riset pemasaran kita akan mengetahui tantangan selanjutnya dan ancaman yang datang kedalam usaha kita. Kita mengetahui kebiasaan kebiasaan kompetitor dan kebiasaan konsumen untuk produk dan jasa yang akan kita jual.

quantitative
quantitative in market research

Secara sederhana melakukan riset pasar secara digital adalah dengan:

  • Melihat kata kunci yang akan digunakan, ini kita bisa melihat kata kunci utama atau kata kunci lainnya yang dilakukan
  • Melihat siapa saja pemain secara online
  • Survey online dengan melihat kekurangan website kita dan pelayanan kita
  • Menggunakan tool pendukung untuk marketing dan strategy konten
  • Melakukan tester social media sebagai funneling
  • Melakukan dan membuat video konten di Youtube.
  • Melakukan kampanye yang berbayar di google ads dan di facebook ads.

Riset dilakukan karena potensi pasar masih terbuka peluangnya atau tidak, jika masih besar peluang untuk meluncurkan produk baru maka hal tersebut sangat baik untuk dilakukan.

Tentunya apapun usahanya jika usaha tersebut belum dimulai kita tidak pernah tahu produk tersebut akan diterima atau tidak.

Pebisnis pemula jika ingin melakukan peluncuran produk baru sekiranya tetap berani untuk melakukan expansi dalam kampanye di dunia digital. Bisa melakukan hal yang gratis dengan kratifitas yang tinggi atau memperbanyak explosure dengan biaya yang murah atau dengan menggunakan kampanye yang berbayar.

Peluang itu akan tetap ada, dan akan diperlukan waktu untuk proses dalam melihat potensi pasar menuju sebuah keberhasilan.

Untuk menuju keberhasilan kita juga membutuhkan Brand Strategy yang memperkuat penjualan.

Mengenalkan brand adalah cara atau faktor yang paling efektif dan terbaik, untuk memperkuat terjadinya penjualan atau sales di bagian divisi marketing, baik offline maupun online.

Marketing mempunyai tugas yang sangat berat berjuang memperkenalkan dan berperan untuk bisa menarik pelanggan atau konsumen agar percaya dan mau membeli sesuatu dari yang akan kita jual.

Marketing yang berada dalam koridor online biasa disebut digital marketing dan marketing berada dalam koridor offline biasa disebut dengan sales marketing.

Barang produk atau barang jasa apapun yang digunakan oleh konsumen biasanya mempunyai nilai tersendiri dan terkuat di hati konsumennnya.

Nilai tersebut terdapat dari sebuah brand atau merek. Merek akan kental sekali berada pada hati dan benak masyarakat yang memang telah menggunakannya brand tersebut sejak lama.

customer buying
customer journey

Merek juga mengikat hati konsumen, merek juga meningkatkan nilai dari konsumen dan merek juga memberikan manfaat dari konsumen. Terlebih dari itu terjadinya sebuah ikatan emosional.

Sebenarnya apa itu brand? (merek)

Brand adalah identitas, logo, nama dari sebuah perusahaan, usaha perorangan yang sudah terdaftar maupun yang belum terdaftar.

Tetapi ada perbedaan antara brand atau merek, merek adalah sekedar nama yang sudah didaftarkan, sedangkan brand adalah identitas yang dikenal oleh konsumen hingga masyarakat luas.

Sebagai digital marketing biasanya tugasnya adalah memperkenalkan brand lebih luas jankauannya dan membuatnya lebih mempunyai kedekatan emosional pada konsumen dengan mempunyai sebuah konsep strategy digital marketing. Target tujuannya jelas yang pada akhirnya adalah nilai salesnya akan terus meningkat. Baik itu dari order yang berkelanjutan atau dengan banyaknya masyarakat atau konsumen yang mengenalnya dan terus menggunakannya.

20 kunci sukses untuk menceritakan sebuah Brand [ The 20 keys To a Brand Story ]

Sukses adalah kata akhir dari perjalanan sebuah brand besar, brand besarpun diawalin dengan perjalanan yang cukup panjang, tidak hanya 1-5 tahun, melainkan lebih dari 10 tahun untuk tetap eksis didalam membesarkan nilai brand itu sendiri.

Ada juga sebuah brand besar yang hancur dan bankrut, bahkan tidak lagi disukai oleh masyarakat untuk menggunakannya.

Terlepas dari dua hal tersebut, coba kita kupas tuntas dari. “Cerita kunci sukses sebuah brand”.

  1. Truth: Kebenaran mempunyai posisi asli [produk yang disajikan adalah produk asli] bukan kw, bukan imitasi. Produk asli selain enak dipandang dan digunakan, jika itu barang yang dikonsumsi maka rasanya tidak akan berbeda karenan mempunyai resep yang memang sudah dianalisa dan diriset terlebih dahulu ke konsumen.
  2. Purpose: Tujuan mempunyai nilai lebih ke emosional dari konsumen tersebut.
  3. Vision: Visi mempunyai tujuan produk tersebut mempunyai ketahanan dalam jangka waktu yang lama.
  4. Value: Nilai mempunyai tujuan produk tersebut berbeda dengan banyak fungsi yang ditawarkan dari produk yang sejenis.
  5. Product service: Pelayanan produk mempunyai tujuan memperbaiki dari produk yang ternyata rusak beredar dipasaran.
  6. Your People: Orang dalam mempunyai tujuan siapa sosok yang membesarkan produk tersebut.
  7. Value Your Deliver: Nilai dari pengiriman atau nilai dari pesan yang kita sampaikan ke konsumen.
  8. Name and Tag line: Nama dan semboyan mempunyai tujuan mengingatkan nama dan semboyan secara terus menerus ke konsumen agar selalu lekat dihatinya.
  9. Content: Isi mempunyai nilai manfaat memberikan keterangan tentang suatu produk dan brand yang begitu detail. Konsepnya sebuah konten bisa dengan artikel, gambar, video dan lain sebagainya.
  10. Design: Desain mempunyai tujuan menvisualkan sebuah gambar dan produk terdapat manfaat didalamnya, begitu juga desain selalu relevan dengan warna brand tersebut.
  11. Your Action: Sebuah aksi nyata yang bertujuan segala sesuatu tentang brand tersebut untuk melakukan segala hal yang baik selalu mengikuti.
  12. Customer Experience: Pengalaman konsumen mempunyai hal yang selalu membangun dari hal-hal yang baik dan hal-hal yang terjelek serta masukan dari mereka. Apa yang konsumen inginkan, dan apa yang bisa brand tersebut perbaiki.
  13. Price and quality: Kualitas dan harga mempunyai tujuan bahwa dengan kualitas yang bagus ada harga yang kita bayar.
  14. Position and Perception: Persepsi dan posisi mempunyai tujuan mempersepsikan sebuah brand akan meningkatkan nilai dari penggunanya.
  15. Distribution: Distribusi mempunyai tujuan bahwa brand tersebut menyiapkan barang dan armada yang mempercepat jalur untuk distribusi ke tangan konsumen.
  16. Location: Lokasi yang mempunyai tujuan menunjukan arah dan lokasi toko, lokasi service dan lokasi perusahaan.
  17. Ubiquity and scarcity: kelangkaan dan ada dimana-mana mempunyai tujuan bahwa brand tersebut sudah bisa banyak ditemukan dan juga membuat sebuah produk yang terbatas agar menambah nilai dari barang tersebut.
  18. Community: Komunitas mempunyai sebuah tujuan membangun sebuah komunitas yang setia.
  19. Reputation: Reputasi mempunyai sebuah tujuan bahwa pelayanan dan brand ke konsumen tidak pernah mengecewakan.
  20. Reaction and reach: Jangkauan dan reaksi mempunyai tujuan bahwa semakin luas jangkauan yang diraih semakin banyak reaksi dari konsumen tersebut, reaksi bisa saja engagement atau sales profit.

Dari 20 cerita perjalanan sebuah brand strategy yang cukup panjang, maka fokuslah apa yang akan dibangun brand dari sekian banyak prosesnya.

Tahapan membangun brand tidaklah mudah pastinya akan ada jatuh bangun, seperti perjalanan sebuah usaha yang konsisten.

Video pembelajaran untuk mengenal lebih dekat produk terkenal membangun sebuah brand : Branding 101https://www.youtube.com/embed/MeLimVJom_0?feature=oembed

Sebuah Brand strategy akan berlanjut dengan action plan yang jelas, yang nantinya diharapkan strategy apa yang cocok untuk membangun sebuah brand.

Apakah brand itu akan dibangun dengan sebuah kampanye di search engine [SEM] atau dibangun melalui social media [SMM]. Atau dibangun dengan suatu nilai kampanye yang cukup besar dengan melibatkan pertelevisian [Media Buying], dan iklan di luar ruangan [OOH].

Brand juga dibangun dengan mempunyai sebuah strategy melibatkan banyak pihak seperti Instasi terkait, kegiatan olahraga, kegiatan amal dan kegiatan kemanusian.

Brand bisa melibatkan sebuah tokoh atau orang terkenal, biasa dinamakan dengan KOL [Key Opinion Leader] atau dengan Blogger dan Influencer bahkan artis sekalipun.

Membangun brand menjadi besar juga bukan bukan tergantung dari banyaknya uang yang akan digunakan , tetapi membangun sebuah brand juga bisa dengan kreativitas yang tak terbatas.

Brand dibangun juga dengan banyak aspek bukan dibangun oleh satu orang saja, melainkan dibangun dengan sebuah team yang mempunyai visi yang sama dan selaras.

growth strategy business
Illustration of data analysis graph

Tujuan akhir sebuah brand adalah Brand Awareness

Kepedulian sebuah brand pada konsumen yang selalu dibicarakan atau sebaliknya kepedulian sebuah konsumen untuk menggunakan brand tersebut lalu dibicarakan.